Technical

Chiller; Prinsip kerja dan aplikasi

Mungkin tidak banyak dari kita yang mengetahui apa itu chiller, apa gunanya dan cara kerjanya. Pada dasarnya chiller adalah equipment yang digunakan untuk mendinginkan air. Kemudian air tersebut digunakan untuk mendinginkan ruangan / proses produksi.

Apa bedanya dengan AC? Kita mengenal banyak tipe AC mulai dari AC ruangan di rumah sampai AC Central di gedung. Pada gedung gedung dengan kapasitas pendinginan yang besar akan sangat merepotkan apabila didinginkan dengan banyak AC kecil. Karena itu chiller dipilih untuk proses pendinginannya.

Cara kerja di chiller sebenarnya sama dengan AC lainnya, yaitu dengan proses refrigerasi menggunakan compressor, condenser, expansion valve, dan evaporator. Hanya saja proses ini terjadi didalam satu equipment dan dalam skala lebih besar. Sedikit berbeda dengan AC umumya (DX system), pada chiller media yang di dinginkan bukanlah udara ruangan. Chiller mendinginkan air (chilled water) dan kemudian air dingin tersebut di alirkan kedalam gedung dan di proses lebih lanjut dengan AHU / FCU untuk menghasilkan udara dingin yang kita rasakan.

Karena banyaknya equipment pendukung seperti pompa, cooling tower, AHU dan lainnya maka banyak yang menganggap bahwa design system chiller sangat rumit. Hal ini lah yang terkadang membuat teknologi ini semakin “punah”. Pada blog ini kita akan bercerita dan berdiskusi mengenai chiller dan teknologinya sehingga kedepannya kita tidak ragu untuk mendesiain pendinginan dengan sistem chiller.

Titian Pramudya

11 tanggapan untuk “Chiller; Prinsip kerja dan aplikasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s