Technical

Tipe compressor pada Chiller

Banyak yang berkata bahwa compressor merupakan jantung dari sistem refrigerasi. Sebenarnya mengapa disebut jantung? Sama dengan jantung yang mengalirkan darah ke seluruh tubuh, compressor juga memompa refrigeran ke seluruh sistem refrigerasi. Kali ini kita akan berbicara mengenai tipe / model kompressor yang digunakan pada sistem chiller.

Berdasarkan perinsip kerjanya kompressor dibagi menjadi 2 jenis, yaitu positive displacement dan centrifugal. Positive displacement bekerja dengan menekan refrigeran menggunakan kompresi, jenis kompresi nya pun ber-variasi. Ada yang menggunakan sistem piston (reciprocating), ulir (screw), ataupun scroll. Hal yang sama dari ketiganya adalah refrigeran yang ditekan tidak akan kembali lagi. Sedangkan untuk tipe centrifugal, compressor menekan refrigeran menggunakan gaya centrifugal. Dimana apabila tekanan yang dihasilkan kurang maka ada kemungkinan refrigeran akan kembali dan terjadi surge.

Berikut karakteristik dan penggunaan masing masing compressor:

Scroll compressor biasa digunakan untuk chiller kapasitas kecil. Hal ini dikarenakan kapasitas scroll compressor sangat kecil dibandingkan compressor chiller lainnya. Untuk mendapatkan kapasitas yang cukup besar maka biasanya didalam satu chiller di gunakan beberapa scroll compressor. Kelebihan dari scroll compressor yaitu populasi dan varian nya. Scroll compressor biasa digunakan pada AC besar seperti Split duct dan VRF, jadi memungkinkan untuk mengambil desain yang sudah ada dari model ac tersebut. Scroll compressor banyak digunakan pada mini chiller / modular chiller.

Reciprocating / piston compressor sudah digunakan sejak dulu dikarenakan teknologinya sangat rendah seperti mesin piston pada umumnya. Kompressor jenis ini banyak kita temui pada chiller chiler lawas dan beberapa custom chiller. Daya tahan dan kemudahan perawatannya adalah salah satu daya tarik dari kompressor model ini.

Kompressor Screw bekerja dengan menggunakan prinsip dasar ulir sehingga dapat menghasilkan tekanan dalam jumlah yang besar. Screw compressor banyak digunakan pada chiller berkapasitas medium. Hampir semua brand chiller memiliki line up screw chiller.

Centrifugal compressor merupakan kompressor yang memberikan tekanan berdasarkan gaya centrifugal. Refrigeran yang masuk di putar oleh impeller sehingga terhempas ke tekanan yang lebih tinggi. Dengan cara ini kompressor dapat memindahkan refrigeran dalam jumlah yang besar dan effisiensi yang tinggi. Centrifugal compresor banyak digunakan pada chiller kapasitas besar. Sampai saat ini Centrifugal chiller menempati tempat tertinggi dalam hal effiensi. Ada beberapa turunan dari kompressor centrifugal yang nanti kita akan bahas lebih lanjut.

Kira kira manakah tipe / jenis kompressor yang cocok untuk chiller pada gedung / proses anda? Tentunya hal itu tergantung dengan banyak faktor seperti biaya, kehandalan, dan load karakteristik.

Titian Pramudya

13 tanggapan untuk “Tipe compressor pada Chiller

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s