Technical

Menghitung kapasitas chiller dari air

Setelah mengetahui cara kerja chiller, kita dapat meyimpulkan bahwa chiller bekerja dengan mendinginkan air yang di sirkulasi kedalam gedung / proses untuk proses pendinginan. Panas / energy yang diambil dari ruangan akan dibuang oleh chiller ke udara luar melalui condensor. Tetapi seberapa beesar kemampuan untuk membuang energy tersebut?

Karena energy yang diambil berasal dari air kembali (chilled water return) dan kembali dalam bentuk air pendinginan (chilled water supply) maka factor terpenting adalah perubahan temperature yang terjadi atau ∆T pada evaporator . Dimana biasanya dalam perencanaan adalah 5 (12C-7C).

Selain temperatur, faktor penentu yang ke dua adala massa dari air tersebut (ṁ). Titik diatas huruf m tersebut menyatakan bahwa massa yang diambil adalah massa yang melewati chiller dalam satuan waktu.

Dari kedua faktor tersebut maka energy yang diambil atau dipindahkan oleh chiller dapat di rumuskan sebagai berikut:

Rumus untuk menghitung kapasitas chiller

Untuk mempermudah, mari kita latihan dengan kodisi sebagai berikut:

Sebuah chiller dilewati oleh air murni dengan temperature return 12C dan supply 7C sebanyak 0.1 m3/s. Berapakah kapasitas dari chiller tersebut?

Langkah pertama adalah menentukan properties air yang lewat pada chiller tersebut. Karena ada dua temperatur yakni masuk dan keluar, maka kita ambil rata rata nya (12C+7C)/2 yaitu 9.5C

Langkah kedua adalah mencari massa jenis spesifik air pada suhu 9.5C. Untuk mudahnya bisa di cari di sini. Dari tabel dapat dilihat bahwa massa jenis spesifik nya adalah 999.7432 kg/m3

Langkah ketiga adalah meghitung massa air yang lewat, dengan rumus berikut:

ṁ =  ⍴ x V

ṁ = 999.7432kg/m3 x 0.1m3/s

ṁ = 99.9743 kg/s

Terakhir adalah mengalikan ketiga variabel tersebut:

Q = ṁ x Cp x ∆T

Q = 99.9743 kg/s x 4.1962 kj/kg.Kelvin x 5Kelvin

Q = 2097 Kj/s

Q = 2097 KW

Dari persamaan tersebut dapat kita lihat bahwa kapasitas chiller tergantung dari 2 variabel yang cukup signifikan, yaitu  dan flow dari air yang lewat. Untuk design sebuah chiller biasanya temperature yang di gunakan sekitar (7-12) maka semakin besar chiller flow nya pun akan semakin besar.

Titian Pramudya

3 tanggapan untuk “Menghitung kapasitas chiller dari air

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s