Technical

Vapor Absorbtion Chiller, Mendinginkan dengan panas

Seperti yang kita ketahui bahwa chiller mendinginkan air dengan proses refrigerasi dikarenakan terjadi perbedaan tekanan antara condenser dan evaporator. Perbedaan tekanan tersebut dihasilkan oleh compressor, karena itu disebut sebagai vapor compression chiller. Tetapi banyak yang kita tahu bahwa perbedaan tekanan dapat dihasilkan dengan proses absorbsi. Chiller yang menggunakan teknologi ini disebut vapor absorbtion chiller.

Mungkin kita pernah mendengar chiller dengan menggunakan amonia sebagai refrigerant, kebanyakan pada chiller untuk prosses industri. Dengan cara ini amonia (refrigerant) di serap oleh air (absorben) sehingga menurunkan tekanan. Berbeda dengan chiller pada umumnya, absorbtion chiller sistem bekerja di tekanan yang rendah (hampir vakum) . Energi yang diperlukan mayoritas berasal dari energi panas dari equipment lainnya seperti steam, air panas, dan gas buang.

Beberapa kekurangan mengapa sistem ini mulai ditinggalkan adalah dikarenakan keterbatasan dari sumber energi aternatif dibandingkan dengan energi listrik. Selain itu effisiensi dan kapasitas nya pun terbatas. Operator yang di perlukan juga harus mengerti mengenai absorbtion chiller karena proses nya benar benar berbeda.

Jadi apakah teknologi absorbtion chiller sudah punah? Jawabannya adalah belum. Karena masih banyak yang memilih menggunakan absorbtion chiller dikarenakan murahnya enegi alternatif (hampir gratis) dan absorbtion chiller sekarang sudah dilengkapi oleh berbagai macam sensor dan control yang memudahkan operator untuk meng-oprasikannya.

Dengan menggunakan air sebagai refrigerant dan Lithium Bromide sebagai absorber maka bisa di dapatkan absorbtion chiller yang ramah lingkungan, effisien dan dapat diandalkan dibandingkan dengan model sebelumnya.

Apabila ada pertanyaan / diskusi lebih lanjut mengenai absorbtion chiller bisa contact saya via wa atau commentar

Titian Pramudya

2 tanggapan untuk “Vapor Absorbtion Chiller, Mendinginkan dengan panas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s