Technical

Cooling tower, mendinginkan disaat panas

Jika kita baca artikel mengenai diagram P-h maka kita tahu bahwa proses pembuangan panas terjadi pada kondensor. Semua penyerapan panas yang terjadi saat siklus refrigerasi tidak akan terbuang apabila kondensor tidak dapat membuang panas yang diserap. Apabila hal itu terjadi maka effisiensi dari sistem tersebut akan turun.

Seperti kita ketahui bahwa pendinginan dengan air (watercooled) jauh lebih effisien daripada pendinginan dengan udara (aircooled). Hal ini disebabkan karena pada sistem aircooled kondenser didinginkan oleh temperatur 35C; sedangkan pada sistem watercooled condenser didinginkan oleh temperatur 30C. Hal tersebut yang menyebabkan kenaikan effisiensi pada sistem watercooled. Tetapi bagaimana caranya mendapatkan temperatur yang lebih rendah dengan udara yang sama?

Jawabannya adalah evaporative cooling. Pada sistem watercooled perpindahan panas terjadi di cooling tower. Cooling tower bekerja dengan cara mendinginkan air melalui udara luar. Air yang didinginkan tidak akan berhenti pada suhu ambient, tetapi akan terus didinginkan se-iring hilangnya masa air menjadi uap air. Kondisi ini dapat kita rasakan apabila baju kita basah dan terhembus angin. Kita akan merasakan temperatur yang lebih dingin dibandingkan dengan baju kering.

Temperatur yang bisa di supply oleh cooling tower sangat bengantung dengan wet bulb temperatur udara luar. Wet Bulb temperatur adalah temperatur paling dingin yang dapat terjadi apabila terjadi evaporasi pada udara ambient. Cara mengukurnya biasanya menggunakan wet bulb thermometer, yaitu termometer yang dilengkapi dengan kapas basah untuk mensimulasikan evaporasi. Perbedaan antara supply temperatur dan wet bulb temperatur biasa disebut dengan approach.

Untuk cara kerja lebih jelasanya bisa dilihat pada gambar, dimana air panas yang kembali dari condensor di semprotkan (spray) pada media mesh agar membuat permukaan lebih besar. Kemudian udara luar di sedot dari bawah / samping untuk mendiginkan air yang tersebar pada media mesh. Selain menjadi lebih dingin, sebagian air berubah menjadi uap air. Uap air yang terbentuk akan berkumpul pada drift eliminator dan kembali lagi ke nampan.

Sebenarnya banyak hal yang bisa kita kupas lebih dalam mengenai cooling tower, mungkin kita akan membahas lebih detail lagi.

Titian Pramudya

5 tanggapan untuk “Cooling tower, mendinginkan disaat panas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s