Technology

Thermal Storage, menabung disaat murah

Orang yang bijak akan selalu mengatakan untuk selalu menabung karena kehidupan kita tidak selalu sama, kadang diatas kadang dibawah. Tetapi apakah hal ini berlaku dalam proses pendinginan? Pada prinsipnya beban pendinginan memang selalu berubah sesuai dengan cuaca dan arah matahari. Pada saat siang beban akan tinggi, disaat malam beban akan rendah. Karena itu apakah mungkin untuk menabung pada saat malam untuk digunakan di siang hari.

Sebenarnya prinsip seperti ini banyak digunakan pada proses pemanasan air. Dimana kebutuhan air panas pada sebuah hotel / rumah akan berada di puncaknya pada pagi dan sore hari. Pemanas air akan bekerja disaat beban rendah dan hampir tidak ada. Dengan waktu yang cukup sekitar 4 -6 jam sebuah pemanas air dapat memanaskan air sampai suhu yang diinginkan. Tetapi sedikit berbeda dengan proses pendinginan, memang proses pendinginan memiliki puncak beban di siang hari tetapi pada saat malam AC tetap perlu menyala untuk proses humidifikasi.

Thermal storage banyak dipakai pada distric cooling dimana terdapat sebuah penyimpanan yang dapat menyimpan air dingin / es pada suhu yang diinginkan. Alasannya digunakan penyimpanan berbasis air adalah harga dari air yang murah, metode penyimpanan yang mudah dan kapasitas laten yang tinggi (es). Beberapa benefit dari menggunakan thermal storage adalah:

  1. Kapasitas unit menjadi lebih kecil; Kita tahu bahwa kapasitas AC selalu dihitung pada saat peak load, dan peak load hanya terjadi pada 1% dari total operasional. Apabila sebuah unit dapat “menabung” pendinginan maka tidak diperlukan unit dengan kapasitas besar. Sama dengan air panas, unit ac dapat bekerja dengan waktu lebih lama dengan hasil yang sama.
  2. Energi murah di malam hari; Pada beberapa area terdapat perbedaan harga energi listrik antara siang dan malam hari. Di siang hari dimana permintaan energi besar maka hukum ekonomi berlaku, harga per KWH nya akan lebih mahal. Dengan menabung disaat malam hari maka didapatkan biaya pendinginan per KWH lebih kecil.
  3. Effisiensi tinggi; Ketika AC bekerja dibawah temperatur design nya (35C) maka effiesnsi akan meningkat, pada malam hari AC akan menghasilkan pendinginan lebih banyak dengan listrik yang sama.
  4. Menambah kehandalan sebuah sistem; Ketika kita menabung dingin maka kita tetap dapat menggunakanya apabila diperlukan seperti terdapat kerusakan / maintenance.

Memang thermal storage tidak dapat di aplikasikan pada semua sistem pendinginan, diperlukan perencanaan yang matang meliputi proses penyimpanan dan pengambilan dingin yang di tabung. Untuk tipe dan suhu penyimpananya pun perlu diperhitungkan, apakah memilih menyimpan dalam bentuk Es, atau air dingin.

Titian Pramudya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s